Halaman

Perkara yg menggerogoti amal kita

Yusuf Mansur wrote:

6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL-AMAL BAIK :

1. Al istighlal bi'uyubil kholqi (sibuk dengan aib orang lain),
sehingga lupa pada aib sendiri. Semut di seberang kelihatan
sedang gajah di pelupuk mata tidak kelihatan.

2. Qaswatul qulub (hati yang keras). Kerasnya hati terkadang
lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasehat.

3. Hubbud dunya (cinta dunia), takut mati, merasa hidupnya
hanya di dunia saja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akhirat.

4. Qillatul haya' (sedikit rasa malunya), jika seseorang telah
kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa
takut dosa.

5. Thuulul amal ( panjang angan-angan), merasa hidupnya
masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk taubat.

6. Zhulmun la yantahi (kezhaliman yang tak pernah berhenti).

Perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi
pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit
untuk meninggalkan kemaksiatan tersebut.

Astaghfirullahal'azhiim...

Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya, agar
di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk
lebih dekat lagi kepada Allah. Aamiin.

Rasulullah shallallahu álaihi wasallam bersabda : "Barang siapa Menunjukkan kepada Kebaikan. Maka ia memperoleh Pahala yang sama seperti yang melakukan atau mengamalkan Kebaikan itu." (HR. Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Ber-istigfarlah...

Yusuf Mansur wrote:

Ber-Istighfarlah Maka Rezeki Akan Mudah

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Barangsiapa membiasakan diri ber-Istighfar, maka اَللّهُ akan memberinya jalan keluar setiap kali ia mengalami kesempitan, dan memberinya hiburan setiap kali ia dirundung kesedihan, dan memberinya rezeqi dari arah yg tidak diduga" (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Seseorang mendatangi sahabat Ibnu Abbas رضي الله عنـه (sepupu Rasulullah) dan berkata, "Do'akan agar aku punya anak !". Beliau رضي الله عنـه menjawab, "Biasakanlah ber-Istighfar !"

Datang orang lain yg berkata, "Do'akan agar aku kaya !" Beliau رضي الله عنـه menjawab, "Biasakanlah ber-Istighfar !".

Datang lg orang lain yg berkata, "Do'akan agar turun hujan !". Beliau رضي الله عنـه menjawab, "Biasakanlah ber-Istighfar !"

Lalu dikatakan kepada beliau رضي الله عنـه, "Kau katakan kepada setiap orang yg datang meminta bantuanmu agar membiasakan ber-Istighfar ?!?"

"Benar" kata beliau رضي الله عنـه. "Bukankah اَللّهُ Ta'ala telah mewahyukan;

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya DIA Maha Pengampun, niscaya DIA akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan MEMBANYAKKAN harta dan anak²mu, dan mengadakan untukmu kebun² dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai" (QS. Nuh, 71;10-12)

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ
أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ
أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ

Jangan baring ketika azan, nanti jenazah kita berat. Dan, jangan bercakap ketika azan, nanti kita tak dapat mengucap syahadat & la'ilahaillah ketika hendak meninggal dunia.

* jadikanlah ini sebagai ladang amal kita dengan menyebarkan pada rekan2 lainnya

* Insya Allah berpahala, karena Rasulullah SAW bersabda "Sebarkan walaupun sepotong daripada ayatku" (HR. Bukhari)

Sunnah ketika bangun tidur

Yusuf Mansur wrote:

SUNAH - SUNAH RASULULLAH KETIKA BANGUN TIDUR

1). Mengusap Bekas Tidur Yang Ada Di Wajah Maupun Tangan

Hal ini menurut Imam An-Nawawy dan Al Hafidz Ibnu Hajar sebagai
sesuatu yang dianjurkan berdasarkan hadits Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam, yang artinya, "Rasulullah bangun tidur
kemudian duduk sambil mengusap wajahnya dengan tangannya." [Hadits Riwayat Muslim no. 763 ]

2). Doa Ketika Bangun Tidur

Artinya, "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami
setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangkitkan" [Hadits Riwayat Bukhari no. 6312 dan Muslim no. 2711]

3). Bersiwak

Artinya, "Adalah Rasulullah apabila bangun malam membersihkan
mulutnya dengan bersiwak" [Hadits Riwayat Bukhari no. 245 dan Muslim no. 255]

4). Beristintsaar [Mengeluarkan /Menyemburkan Air Dari Hidung
Sesudah Menghirupnya]

Artinya, "Apabila seorang diantara kalian bangun tidur maka
beristintsaarlah tiga kali karena sesungguhnya syaitan bermalam
di batang hidungnyai" [Hadits Riwayat Bukhari no. 3295 dan
Muslim no. 238]

5). Mencuci Kedua Tangan Tiga Kali.

Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang
artinya, "Bila salah seorang diantaramu bangun tidur, janganlah ia menyelamkan tangannya ke dalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali" [Hadits Riwayat Bukhari no. 162 dan Muslim no. 278]

Semoga kita selalu istiqomah dalam melaksanakan sunah-sunah Rasulullah.. Aamiin

Baca Basmalah sebelum makan.

Yusuf Mansur wrote:

MAKAN TIDAK BACA BASAMALAH, APA YANG TERJADI ?

Suatu hari beliau duduk bersama para sahabat untuk makan,
kemudian datang seseorang dengan bergegas dan ingin makan bersama mereka, ia tidak mengucap Bismillah dan langsung
mengulurkan tangannya ke makanan itu, dan disaat itu para
sahabat ada namun mereka tidak melihat sesuatu, namun nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memegang tangan lelaki itu,

Maka lelaki itu berkata : "wahai Rasulullah, mengapa engkau
menahan tanganku, lepaskanlah",

Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata : "sungguh
tangan syaitan telah mengulurkan tangannya bersama tangan
saudaramu ini, untuk mengmabil keberkahan dari makanan kita",
dan aku memegang tangan syaitan yang terulur bersama
tangannya", kemudian beliau berkata kepada lelaki itu :
"ucapkanlah bismillah", maka ia pun berkata : "bismillah",

Maka Rasulullah melepas tangannya dan berkata: "sekarang makanlah".

Oleh karena itu jika kita akan makan maka ucapkanlah bismillah atau bismillahirrahm anirrahim, tidak kita lupakan hal ini selama-
lamanya.

Jika engkau selalu lupa mengucap bismillah, maka syaitan akan
menjadi semakin besar dan sangat gemuk, dan ia akan semakin kuat menggoda dan membisikimu untuk mencelakakanmu, namun
jika engkau selalu mengucapkan bismillah maka syaitan akan
semakin lemah dan semakin tidak berdaya mengecohmu, dan ketika selesai makan ucapkanlah Alhamdulillah 3 x, walaupun cuma
sekali cukup, namun jika engakau mengulanginya sebanyak 3 kali
maka Allah akan menambah kemuliaan untukmu.

Semoga Allah subhanahu wata'ala menolong kita untuk selalu
berada dalam sesuatu yang dicintai dan diridhai-Nya, aamiin.

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.

Pelajaran dari Pohon

Yusuf Mansur wrote:

Pohon

Dalam sebuah perjalanan seorang ayah dengan puteranya, sebatang pohon kayu nan tinggi ternyata menjadi hal yang menarik untuk mereka simak. Keduanya pun berhenti di bawah rindangnya pohon tersebut.

"Anakku," ucap sang ayah tiba-tiba. Anak usia belasan tahun ini pun menatap lekat ayahnya. Dengan sapaan seperti itu, sang anak paham kalau ayahnya akan mengucapkan sesuatu yang serius.

"Adakah pelajaran yang bisa kau sampaikan dari sebuah pohon?" lanjut sang ayah sambil tangan kanannya meraih batang pohon di dekatnya.

"Menurutku, pohon bisa jadi tempat berteduh yang nyaman, penyimpan air yang bersih dari kotoran, dan penyeimbang kesejukan udara," jawab sang anak sambil matanya menanti sebuah kepastian.

"Bagus," jawab spontan sang ayah. "Tapi, ada hal lain yang menarik untuk kita simak dari sebuah pohon," tambah sang ayah sambil tiba-tiba wajahnya mendongak ke ujung dahan yang paling atas.

"Perhatikan ujung pepohonan yang kamu lihat. Semuanya tegak lurus ke arah yang sama. Walaupun ia berada di tanah yang miring, pohon akan memaksa dirinya untuk tetap lurus menatap cahaya," jelas sang ayah.

"Anakku," ucap sang ayah sambil tiba-tiba tangan kanannya meraih punggung puteranya. "Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran," ungkap sang ayah begitu berkesan.**

Keadaan tanah kehidupan yang kita pijak saat ini, kadang tidak berada pada hamparan luas nan datar. Selalu saja ada keadaan tidak seperti yang kita inginkan. Ada tebing nan curam, ada tanjakan yang melelahkan, ada turunan landai yang melenakan, dan ada lubang-lubang yang muncul di luar dugaan.

Pepohonan, seperti yang diucapkan sang ayah kepada puteranya, selalu memposisikan diri pada kekokohan untuk selalu tegak lurus mengikuti sumber cahaya kebenaran. Walaupun berada di tebing ancaman, tanjakan hambatan, turunan godaan, dan lubang jebakan.

"Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran."

...

Sahabat, Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran," Siapapun Anda, bagaimanapun Anda, dan Dimanapun anda... tatap dan ikutilah cahaya lurus kebenaran... karena bila tidak anda akan tersesat dalam kegelapan. Dan Bila terperangkap dalam gelap, jangan mengutuki kegelapan, tapi nyalakan lah cahaya walaupun dengan Lilin...