Laman

Doa ketika turun hujan

::- Doa ketika turun hujan -::
@Silahkan dishare, semoga bermanfaat.

Ketika melihat hujan turun, Nabi shalllahu 'alaihi wasallam biasa membaca doa ini :

اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Allahumma shoyyiban naafi'an.

"Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang membawa manfaat."
(H.R. Bukhari).

::- Turunnya Hujan, Salah Satu Waktu Terkabulnya Do'a -::

Ibnu Qudamah dalam Al Mughni, 4/342 mengatakan, "Dianjurkan untuk berdo'a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Carilah do'a yang mustajab pada tiga keadaan: [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat hujan turun." (Dikeluarkan oleh Imam Syafi'i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma'rifah dari Makhul secara mursal. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).

*Semoga kita bisa mengambil pelajaran & mengamalkannya* Aamiin.

-Mari terus berbagi KEBAIKAN-
Bagikan/Share, Semoga menjadi KEBAIKAN Anda.

Jangan memukul anak kecil yg sedang menangis

LARANGAN MEMUKUL ANAK KECIL YANG SEDANG MENANGIS

Rasulullah SAW bersabda : Janganlah kamu memukul anak- anak kamu di sebabkan mereka menangis dalam masa setahun. Karena pada empat bulan pertama kelahirannya Ia bersyahadat LAA ILAAHA ILLALLAH. Pada empat bulan kedua pula ia berselawat ke atas Nabi SAW Dan pada empat bulan seterusnya pula ia mendoakan kedua ayah bunda nya. ( H.R. Abdullah Ibnu Umar r.a. )

Baginda Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tangisan anak di waktu kecil pada bulan pertama adalah tanda ia bertauhid kepada Tuhan Nya dan empat bulan kedua pula ia membacakan selawat kepada Nabi nya dan empat bulan seterus nya ia memohon istighfar untuk kedua ayah bunda nya.

Rasulullah SAW Bersabda : Anak-anak sebelum sampai ia baligh maka apa-apa yang di perbuat nya daripada kebaikan maka di tuliskan untuknya dan kedua ibu bapaknya.

Dan apa yang di perbuat nya daripada kejahatan maka tiadalah di tulis untuk nya dan tidak pula di tulis untuk kedua ibu bapaknya. Apabila ia telah baligh maka berlakulah yang di tulis itu atasnya ia itu segala amal baik atau buruknya. ( H.R.Imam Anas bin Malik r.a.)

Sabda Rasulullah SAW ;"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada." (HR. Muslim)

Klik 'Bagikan'

Makna Wudlu & Sholat

Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minimum 5 kali sehari dengan air wudhu. Biarkan menitis dan kering sendiri, lalu ambillah sejadah, solat, berzikir, dan berdoa.

Untuk menghilangkan stres, banyakkanlah 'berolahraga'. Iaitu dengan memperbanyakkan solat. Ketika solat, kita menggerakkan seluruh tubuh. Lalu berkonsultasilah pada Allah SWT dengan zikir dan doa.

Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyuman. Tidak hanya di bibir tapi juga di hati. Jangan lupa bisikkan 'kata kunci', "Allahuma Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii" (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula akhlakku). (HR Ahmad).-

Untuk punya bibir cantik, ucaplah pujian-pujian bagi Allah, tidak berbohong atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau takbur.

Agar tubuh langsing, diet yang teratur dengan berpuasa seminggu 2 kali, Isnin dan Khamis. Jika larat, lebih bagus lagi puasa Nabi Daud AS iaitu selang satu hari. Makan makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, dan air putih.

Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.

Inilah dia rahsia solat, sebagai peringatan bagi yang dah tahu atau panduan bagi yang baru tahu...

1 - Niat Sembahyang :

Sebenarnya memeliharakan taubat kita dari dunia dan akhirat.

2 - Berdiri Betul :

Fadilatnya, ketika mati dapat meluaskan tempat kita di dalam kubur.

3 - Takbir-ratul Ihram :

Fadilatnya, sebagai pelita yang menerangi kita di dalam kubur.

4 - Fatihah :

Sebagai pakaian yang indah-indah di dalam kubur.

5 - Ruqu' :

Sebagai tikar kita di dalam kubur.

6 - I'tidal :

Akan memberi minuman air dari telaga al-kautsar ketika didalam kubur.

7 - Sujud :

Memagar kita ketika menyeberangi titian SIRATUL-MUSTAQIM.

8 - Duduk antara 2 Sujud :

Akan menaung panji-panji nabi kita didalam kubur

9 - Duduk antara 2 Sujud (akhir) :

Menjadi kenderaan ketika kita dipadang Mahsyar.

10 - Tahhiyat Akhir :

Sebagai penjawab bagi soalan yang dikemukakan oleh Munkar & Nankir di dalam kubur.

11 - Selawat Nabi :

Sebagai pendinding api neraka di dalam kubur.

12 - Salam :

Memelihara kita di dalam kubur.

13 - Tertib :

Akan pertemuan kita dengan Allah S. W. T.

Senarai di atas juga adalah salah satu sebab mengapa orang Yahudi/Kafir tidak sukakan angka 13 dan juga Hari Jumaat. Itulah sebab mengapa mereka mencipta cerita yang begitu seram sekali iaitu " FRIDAY the 13th " jika ada di kalangan kamu yang perasan.

Keutamaan Bersabar

===   ...   Keutamaan Keberuntungan Jadi Ahli Sabar   ...   ===

1. Mendatangkan pertolongan Alloh swt dan Alloh swt senantiasa bersamanya

QS. Albaqoroh : 153
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar"

2. Pengundang cinta Alloh dan Rasul-Nya

Dari Atha' bin Abi Rabah berkata: Ibnu 'Abbas r.a. berkata,
"Sukakah saya tunjukkan kepadamu seorang wanita ahli syurga?" Saya menjawab, "Baiklah." Berkata Ibnu 'Abbas, "Itulah wanita yang hitam." Pada suatu hari ia datang kepada Rasulullah saw dan berkata, "Ya Rasulullah, saya berpenyakit ayan hingga terbuka aurat maka do'akan kepada Allah untuk kesembuhanku." Rasulullah saw menjawab, "Jika engkau sabar engkau akan mendapat surga dan jika engkau tetap meminta aku, aku do'akan, akupun tidak keberatan." Wanita itu menjawab, "Saya akan sabar tetapi do'akan supaya tidak sampai terbuka aurat saya." (Bukhari - Muslim)

3. Penghapus dosa

Dari Abu Said dan Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Tiadalah seorang Muslim itu menderita kelelahan atau penyakit atau kesusahan (kerisauan hati) hingga tertusuk duri melainkan semua itu akan menjadi penebus kesalahan-kesalahannya."
(Bukhari - Muslim)

Jangan MENCARI tapi MENJADI

''Janganlah MENCARI tapi MENJADILAH''

Sebagian lelaki berkata,"Betapa sulitnya menemukan Wanita Sholehah di zaman sekarang."Dan sebagian wanita juga berkata,"Betapa susahnya mencari Lelaki Sholeh saat ini."

Mungkin pernyataan diatas ada benarnya juga walaupun tidak mutlak.akan tetapi yang lebih penting,alangkah baiknya kalau pernyataan tersebut kita tujukan untuk diri sendiri terlebih dahulu sebelum diucapkan kepada orang lain.

"Sudah menjadi Lelaki Sholehkah diriku? Sudah menjadi Wanita Sholehahkah diriku?"

Kadang kita terlalu sibuk untuk menilai orang lain sehingga kita lupa menilai diri sendiri.Kita terlalu sibuk MENCARI sosok yang menurut kita Sholeh atau Sholehah. Kita terlalu sibuk MENCARI sosok yang baik.Sementara kita sendiri lupa untuk berusaha MENJADI sosok yang Sholeh atau Sholehah.

SEHARUSNYA...Muncul satu pertanyaan,"Sudah pantaskah kita berharap untuk bisa mendapatkan sosok yang Sholeh atau Sholehah?" Jawabannya berpulang pada diri kita masing-masing.Jangan bermimpi mendapatkan Wanita Sholehah kalau masih belum mampu menjadi Lelaki Sholeh.Jangan bermimpi mendapatkan Lelaki Sholeh kalau belum mampu menjadi Wanita Sholehah.

Sebuah solusi yang TEPAT insya ALLAH...Tak perlu bersusah payah untuk MENCARI yang Sholeh atau Sholehah.Tapi MENJADI-LAH Sholeh atau Sholehah terlebih dahulu.....Karena apa?

Karena ALLAH AZZA WA JALLA telah menyiapkan pasangan yang sesuai dengan jati diri kita.Yang sesuai dengan kepribadian kita.Yang sesuai dengan kadar keimanan dan ketakwaan kita.

Sahabat Ingat,lelaki baik untuk wanita yang baik.begitu juga sebaliknya.Itulah ketetapan-Nya!

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga)." (QS.An-Nur:26).

Jangan MENCARI tapi MENJADI..jangan mencari yang baik,tapi jadilah yang baik.jangan mencari yang sholeh, tapi jadilah akhwat sholehah..jangan mencari yang solehah, tapi jadilah ikhwan sholeh...karna walaupun kita mencari tapi diri kita tidak menjadi, Allah tidak akan memberikan..namun jika kita menjadi tanpa mencaripun Allah sudah menyiapkan karna untuk masalah jodoh,ALLAH akan memberikan sesuai dengan kepribadian & kadar keimanan kita..

Semakin kita mencari kesempurnaan,semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada,yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan.Sadari bahwa apa yg kita dapatkan hari ini adalah yang terbaik menurut ALLAH & jangan pernah ragu,karena kesadaran itu akan menjadikan kita nikmat menjalani hidup ini...

"Janganlah kamu mencintai seseorang dengan cara yang berlebihan, karena bisa jadi suatu ketika nanti kau akan malah balik membencinya.Begitu pula dengan benci,janganlah kamu membenci seseorang dengan mendalam,karena bisa jadi pada suatu hari nanti kamu malah balik mencintainya" (Ali bin Abi Thalib ra).

Berusaha mencari orang yang baik-baik dan sholeh untuk di jadikan pasangan hidup memang suatu yang baik..Tetapi lebih baik menjadikan diri sendiri orang yang baik terlebih dahulu sebelum memberi selembar kriteria sebagai calon,pendamping,lebih baik kita dulu di utamakan dalam mempelajari Agama Islam dan Mengamalkannya....Berusahalah menjadi baik kepada yang lebih baik..

Jika mau mendapatkan sosok yang sholeh, kurangkan''Agenda mencari yang sholeh".tetapi berusahalah menjadi pribadi sholehah.

Jika inginkan sosok yang sholehah,janganlah cerewet mencari si sholehah,tetapi berusahalah menjadi pribadi yang sholeh.

Bertemu yg sholehah,sholehahnya dia belum tentu kekal.
Bertemu yg sholeh,sholehnya boleh saja ia berubah.

Karena kodratnya hati,bergelombang,pasang surut dan sering terbawa arus,maka dari itu belajar memperbaiki diri, menghindari yang namanya khalwat karena pacaran dan berusaha menjaga diri dalam kesendirian mencari solusi dari setiap permasalahan yang terjadi belajar mendewasakan diri, karena menikah bukan semata mata melepas masa lajang namun dituntut secara cerdas keras dan tuntas di segala aspek untuk mewujudkan keluarga Samara,bukannya tanpa konflik,tapi jadikan setiap masalah sebagai modal kita memperbaiki diri ke depannya,belajar dari dini, manajemen hati, manajemen emosi juga manajemen konflik.

Ingat Akhina Wa Ukhtina

Karena si sholeh & sholehah adalah insan BIASA.Pernikahan adalah sebagian daripada proses untuk MENJADI,Bukannya MENCARI!

Mari kita "Membangun Rumah Tangga" mulai dari sekarang!
Benahi diri, mulai dari saat sendiri,hingga Allah Azza Wa Jalla mempertemukan kita dengan jodoh terbaik dari sisi-NYA untuk kita.

Sahabat tunggu apa lagi?....Marilah memulai dari diri sendiri dulu untuk menjadi baik.Tak perlu menunggu orang lain menjadi baik.Dan tak perlu terlalu sibuk untuk menilai orang lain yang pada akhirnya kita lupa untuk menilai diri sendiri.

Klik 'Share/bagikan'

Larangan mencari aib

==   ...   Larangan Mencari-cari Aib   ...   ==

Dari shahabat Ibnu Umar radhiyallahu'anhu, bahwa beliau Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانَهِ وَلَمْ يَفْضِ الإِيْمَانُ إِلَى قَلْبِهِ لاَ تُؤْذُوا المُسْلِمِيْنَ وَلاَ تُعَيِّرُوا وَلاَ تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ فَإِنَّهُ مَنْ يَتَّبِعْ عَوْرَةَ أَخِيْهِ الْمُسْلِمِ تَتَّبَعَ اللهُ عَوْرَتَهُ وَمَنْ يَتَّبَعِ اللهُ يَفْضَحْهُ لَهُ وَلَو في جَوْفِ رَحْلِهِ

"Wahai sekalian orang yang beriman dengan lisannya yang belum sampai ke dalam hatinya, janganlah kalian mengganggu kaum muslimin,

janganlah kalian menjelek-jelekkannya,
janganlah kalian mencari-cari aibnya.
Barang siapa yang mencari-cari aib saudaranya sesama muslim niscaya Allah akan mencari aibnya.
Barang siapa yang Allah mencari aibnya niscaya Allah akan menyingkapnya walaupun di dalam rumahnya."
(H.R. At Tirmidzi)

Bila terkena Musibah

Bagi yang Sedang Terkena Musibah, Bacalah Ini!

Dari Mush'ab bin Sa'id -seorang tabi'in- dari ayahnya, ia berkata,
"Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya?" Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka semakin berat pula ujiannya. Apabila agamanya lemah, maka ia akan diuji sesuai dengan kualitas agamanya. Seorang hamba senantiasa akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih dari dosa." (HR. Tirmidzi no. 2398, Ibnu Majah no. 4024, Ad Darimi no. 2783, Ahmad (1/185). Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 3402 mengatakan shahih.)

Ketahuilah bahwa Allah tidak menjadikan langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.
Tetapi ingatlah bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum di setiap air mata, jawaban di setiap doa, berkah di setiap musibah, dan jalan keluar dari setiap masalah.

Ummu Salamah salah satu istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam- berkata bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Siapa saja dari hamba yang tertimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan: "Inna lillahi wa inna ilaihi rooji'un. Allahumma'jurnii fii mushibatii wa akhlif lii khoiron minhaa [Segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali pada-Nya. Ya Allah, berilah ganjaran terhadap musibah yang menimpaku dan berilah ganti dengan yang lebih baik]", maka Allah akan memberinya ganjaran dalam musibahnya dan menggantinya dengan yang lebih baik." Ketika, Abu Salamah (suamiku) wafat, aku pun menyebut do'a sebagaimana yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam perintahkan padaku. Allah pun memberiku suami yang lebih baik dari suamiku yang dulu yaitu Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam." (HR. Muslim no. 918)
===[SUBHANAALLAH]===

Keutamaan Puasa Senin & Kamis

::- Keutamaan Puasa Senin Kamis -::

Silahkan dishare, Semoga bermanfaat.

Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa pada hari Senin maka beliau bersabda:
"Itu adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus sebagai Nabi, atau hari diturunkannya al-Qur'an kepadaku."

Di dalam riwayat yang bersumber dari Aisyah radhiyallahu 'anha dia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa menjaga puasa Senin dan Kamis. (HR. Lima Imam ahli hadits, kecuali Abu Dawud).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Amal-amal itu diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku senang jika amalku ditampakkan pada saat aku sedang berpuasa." (HR at-Tirmidzi).

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan mengamalkannya. Aamiin.

Besok insyaAllah hari SENIN, mari kita amalkan dan ingatkan teman-teman yang lain dengan amalan ini!

-Mari terus berbagi KEBAIKAN-
Bagikan/Share, Semoga menjadi KEBAIKAN Anda.

Syukur

Ketika Rasulullah dan Dua Sahabatnya Kelaparan

Apabila Anda menikmati hidangan makanan, mulailah dengan mengucap bismillah. Dan selesai makan hendaknya membaca,'Alhamdulillahilladzi asba'ana wa an'ama 'alaina wa afdhala'

Suatu hari Abu Bakar Ash Shidiq keluar dari rumahnya dalam keadaan gelisah di tengah panas terik matahari. Ketika sampai di masjid, ia melihat sahabat Umar bin Khaththab datang dalam keadaan yang sama. Umar lalu bertanya kepada Abu Bakar,"Mengapa engkau berada di sini?"

"Aku di sini karena lapar," jawab Abu Bakar.

"Demikian juga yang menyebabkan aku datang ke sini," kata Umar.

Lalu keduanya terus berbincang-bincang sampai kemudian Rasulullah SAW datang menghampiri mereka dan mengucap salam.

"Untuk apa engkau berdua datang ke sini?" Tanya Rasulullah SAW kepada mereka.

"Ya Rasulullah, kami sedang menderita kelaparan," jawab salah seorang di antara mereka.

Rasulullah SAW tersenyum wajahnya berseri. Beliau lalu bersabda, "Demikian juga yang menyebabkan aku datang ke sini."

Tak lama kemudian mereka bertiga pergi ke rumah salah seorang sahabat, Abu Ayub Al-Anshari. Namun saat itu Abu Ayub tidak berada di tumah, dan mereka disambut oleh istri Abu Ayub dengan perasaan hormat dan senang.

"Ke manakah Abu Ayub," tanya Rasulullah SAW.

"Baru saja ia pergi tapi akan segera pulang," jawab istri Abu Ayub.

Memang benar apa yang dikatakan oleh istrinya, tak berapa lama kemudian Abu Ayub pulang.

Ketika melihat Rasulullah bersama dua sahabat berada di rumahnya, ia sangat gembira. Ia lalu meletakan sejumlah kurma di hadapan Rasulullah SAW.

"Mengapa engkau membawa sejumlah kurma yang sebagian mentah dan sebagian lagi masak? Bukankah lebih baik jika engkau mengambil yang masaknya saja?" kata Rasulullah SAW kepada Abu Ayub.

"Aku membawa semuanya agar kita dapat memilih yang mana yang disukai." (Karena ada orang yang senang dengan kurma masak, ada juga yang senang dengana kurma masih mentah).

Kemudian Abu Ayub pergi untuk menyembelih seekor kambing muda, separuh dagingnya digoreng, dan separuhnya digulai. Segera ia menghidangkannya ke hadapan Rasulullah SAW.

Beliau lalu mengambil sepotong roti dan sedikit daging, kemudian diserahkannya kepada Abu Ayub dan berkata, "Makanan ini hendaknya engkau berikan kepada anak kesayanganku, Fatimah. Karena ia sudah beberapa hari ini tidak mendapatkan makanan."

Mendapat perintah dari beliau, Abu Ayub langsung segera pergi menuju rumah Fatimah, untuk memberikan roti dan daging kambing yang telah dimasak itu.

Sementara itu, Rasulullah SAW dan kedua sahabatnya menyantap makanan yang sudah disajikan.

Setelah selesai makan, Rasulullah SAW bersabda, "Roti, daging dan aneka jenis buah kurma ini adalah nikmat Allah SWT."

Kemudian dengan meneteskan air mata, beliau melanjutkan, "Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, ini semua adalah nikmat Allah SWT yang akan ditanya pada hari kiamat."

Para sahabat memperoleh kenikmatan itu dalam keadaan yang sangat membutuhkannya. Karena itu mereka merasa heran, mengapa kenikmatan yang diperoleh dalam keadaan demikian pun akan ditanya.

Lalu Rasulullah SAW bersabda, "Mensyukuri nikmat-nikmat Allah SWT itu diwajibkan. Oleh karena itu, apabila kalian menikmati hidangan makanan, minuman mulailah dengan mengucap bismillah dan selesai makan, hendaknya membaca," "Alhamdulillahilladzi asba'ana wa an'ama 'alaina wa afdhala"(Segala puji bagi Allah, yang telah mengenyangkan kami dan memberikan kami kenikmatan yang sangat banyak). Dengan membaca doa ini, kalian bersyukur kepada Allah." (HR At-Thahawi dari Abu Salamah, Musykilil Aatsari).

Silakan klik 'Suka' & 'Share/bagikan'

Tiga Perkara Yang...

".". TIGA PERKARA YANG MEMBINASAKAN, MENYELAMATKAN, MENGHAPUS DOSA DAN MENGANGKAT DERAJAT ."."

Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
" Ada tiga perkara yang membinasakan, tiga perkara yang menyelamatkan, tiga perkara yang menghapus dosa, dan tiga perkara yang meningkatkan derajat "..

Adapun tiga perkara yang membinasakan :
1. Kekikiran yang ditaati..
2. Hawa nafsu yang dituruti..
3. Kekaguman seseorang terhadap dirinya..

Adapun perkara yang menyelamatkan :
1. Berbuat adil ketika marah maupun senang..
2. Sederhana ketika miskin ataupun kaya..
3. Takut kepada Allah ketika sendirian maupun dikeramaian..

Adapun perkara yang menghapuskan dosa :
1. Menunggu shalat sampai shalat berikutnya..
2. Menyempurnakan wudhu dalam keadaan dingin..
3. Berjalan menuju shalat berjama'ah..

Adapun perkara yang mengangkat derajat :
1. Memberi makan..
2. Menyebarkan salam..
3. Shalat di waktu malam, ketika manusia sedang tidur..

(HR. Ath-Thabrani dari Ibnu Umar ra Shahihul Jami : 3045)

Semoga bermanfaat,

Silakan Klik "suka" & bagikan/share.

Kisah Segelas Susu

Kisah Segelas Susu

Bismillah ... Suatu hari, seorang anak miskin yang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya merasa sangat lapar tapi hanya mempunyai uang satu sen. Ia memutuskan untuk minta makan di rumah berikutnya, namun segera kehilangan keberaniannya ketika seorang gadis cantik telah membukakan pintu. Sebagai gantinya ia minta air.Gadis itu melihat bahwa si anak kecil tampak kelaparan, ia lalu membawakannya segelas besar susu. Anak itu pun meminumnya perlahan-lahan.

"Berapa harus kubayar segelas susu ini?" kata anak itu.

"Kau tidak harus membayar apa-apa," jawab si gadis. "Ibu melarangku menerima pembayaran atas kebaikan yang kulakukan."

"Bila demikian, ku ucapkan terima kasih banyak dari lubuk hatiku."

Syamil Salam lalu meninggalkan rumah itu.
Ia tidak saja lebih kuat badannya, tapi keyakinannya kepada Allah dan kepercayaannya kepada sesama manusia menjadi semakin mantap. Sebelumnya ia telah merasa putus asa dan hendak menyerah pada nasib.

Belasan Tahun kemudian gadis itu menderita sakit parah.

Para dokter setempat kebingungan sewaktu mendiagnosa penyakitnya. Mereka lalu mengirimnya ke kota besar dan mengundang beberapa dokter ahli untuk mempelajari penyakit langka si pasien. Dokter Syamil akhirnya dipanggil ke ruang konsultasi untuk dimintai pendapat.

Ketika mendengar nama kota asal si pasien, terlihat pancaran aneh di mata Dokter Syamil. Ia segera bangkit lalu berjalan di lorong rumah sakit dengan berpakaian dokter untuk menemui si pasien. Dokter Syamil segera mengenali wanita sakit itu. Ia lalu kembali ke ruang konsultasi dengan tekad untuk menyelamatkan nyawanya.

Sejak hari itu Dokter Syamil memberikan perhatian khusus pada kasus si pasien. Setelah dirawat cukup lama, akhirnya si pasien bisa disembuhkan. Dokter Syamil meminta kepada bagian keuangan agar tagihan rumah sakit diajukan kepadanya dahulu untuk disetujui sebelum diserahkan kepada si pasien.

Nota tagihan pun kemudian dikirimkan ke kantor Dokter Syamil. Ia mengamati sejenak lalu menuliskan sesuatu di pinggirnya. Tagihan itu kemudian dikirimkan ke kamar pasien.

Si pasien takut membuka amplop nota tagihan karena yakin bahwa untuk dapat melunasinya ia harus menghabiskan sisa umurnya.

Akhirnya, tagihan itu dibuka dan pandangannya segera tertuju pada tulisan di pinggir tagihan itu :

Telah dibayar lunas dengan segelas susu Tertanda
DR. Syamil Salam

Air mata bahagia membanjiri mata si pasien. Ia berkata dalam hati,"Terima kasih ya Allah, Cinta-Mu telah tersebar luas lewat hati dan tangan manusia." Subhanallah.....

(♥ Subhanallah || Semoga Bermanfaat & Silahkan Di Share ♥)

Mengapa Pria Dilarang Memakai Emas

Mengapa Pria Dilarang Memakai Emas
-----

Atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit melalui pori2 dan masuk ke dalam darah manusia. Jikaseorang pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam kadar yang melebihi batas (dikenal dengan sebutan migrasiemas).

Dan apabila ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer.sebab­jika tidak di buang maka dalam jangka waktu yang lama atom emas dalam darah ini akan sampai ke otak dan memicu penyakit alzheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana orang tersebut kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal,tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa. Salah seorang yang terkenapenyakitalzheimer adalah charles bronson, ralph waldo emerson dan sugar ray robinson.

Sedangkan, mengapa Islam memperbolehkan wanita untuk mengenakan emas ?

Jawabannya adalah..

"Wanita tidak menderita masalah inikarena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melaluimenstruasi." itulah sebabnya islam mengharamkan pria memakai emas dan membolehkan wanita memakai perhiasan emas.

Itulah alasan agama Islam melarang pria memakai emas,ternyata hal ini telah diketahui Rasulullah muhammadsallallahu alaihi wasallam 1400 tahun yang lalu. Padahal beliau tidak pernah belajar ilmu fisika dan tidak paham tentang fisika.

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang kaum laki-laki memakai cincin emas.
Al-Bukhari dan Muslim masing-masing dari Al-Bara' bin Azib Radhiyallahu 'anhu, bahwa ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seorang laki-laki memakai cincin emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah.(HR. Bukhori & Muslim)